Kamis, 15 Maret 2018

PERKEMBANGAN KETERAMPILAN KOGNITIF PADA PESERTA DIDIK


Dalam artikel ini saya akan membicarakan salah satu aspek perkembangan yaitu kognitif yang sangat di butuhkan oleh peserta didik saat berada di sekolah, yang saya ambil dari buku yang saya baca dalam buku psikologi perkembangan peserta didik yaitu berupa keterampilan kognitif, kemampuan metakognitif, strategi kognitif, gaya kognitif, dan pemikiran kognitif.
metakoknitif pada akan berkembang saat anak-anak usia sekolah mulai berusaha bagaimana caranya mengetahui tentang pemikiranya sendiri, bagaimana ia belajar, dan mengingat situasi-situasi yang nantinya akan di alami setiap harinya, mulai menyadari proses-proses kognitifnya dan bagaimana siswa menikatkan kognitifnya, tak lupa juga memillih bagaimana cara yang akan mereka gunakan dalam meningkatkannya. pada umumnya komponen metakognitif mendapat inpirasi dalam pemecahan masalah, akan tetapi  jika di lihat lebih jauh tentang metakognisi memilki akar sejarah yang panjang dalam bidang psikologi, terutama lebih mengutamakan pada perkembangan kognitif, memori, dan strategi belajar. dalam aktifitas kognisi disebutkan bahwasanya pengaturan kognisi sudah terangkum dalam usaha-usaha siswa memonitor, mengontrol atau menyusuaikan dalam proses kognitifnya dan tak lupa memperhatikan perubahan kondisi pada siswa. pada perkembangan kemampuan metakognitif untuk mengontrol kemajuan sendiri dan tak lupa mengunakan cara yang berbeda untuk belajar mengingat, dan mengalami perkembangan dapat sesuai dengan umur siswa. metakognif akan berkembang saat berusia 5-7 tahun dan lanjut akan berkembang hingga dewasa nanti. strategi kognitif merupakan kemampuan tertinggi dari domain kognitif, analisis, dan evaluasi. dalam jenis-jenis strategi kognitif telah di gunakan dalambermcam- macam bidang, seperti konseling dan terapi agar dapat membantu siswa dalam memcahkan masalah yang sedang di hadapinya. gaya kognitif merupakan salah satu ide baru dalam kajian psikologi perkembangandan pendidikanya.
dalam pengetahuan tentang gaya kognitif peserta didik di perlukan dalam merancang materi, tujuan dan metode yang di gunakan saat pembelajaran pada siswa. hal ini menunjukkan bahwa gaya kognitif merupakan salah satu cara belajar yang perlu di pertimbangkan oleh setiap guru dalam mengelolah pembelajaran, terutama saat memilih strategi pembelajaran lebih berfokus pada peserta didik, dan setiap strategi pasti memiliki cara tersendiri dalam memgelolahnyan pada peserta didik. Jadi dalam pendidikan merupakan suatu proses yang di mana membutuhkan kesadaran kelas, gender, dan kesadaran kritis. sehingga siswa menjadi lebih mudah saat mengasah keterampilan kognitif saat pembelajaran di sekolah. yang paling di butuhkan disini adalah sifat kritis yang nantinya dapat mempermudah dalam mengembangkanya atau membutuhkan niat yang tinggi dalam mengapai segala perubahan yang akan terjadi pada setiap diri siswa masing-masing. guru disini juga harus selalu mengontrol siswa pada setiap perkembangan yang di alami setiap siswa. sekian artikel saya semoga bermanfaat dan terima kasih.

Kamis, 08 Maret 2018

MOTIVASI


Semua orang pasti pernah merasakan motivasi dalam hidupnya, dan hal itu bisa datang kapan pun yang tidak terduga-duga semisal kita sedang berfikir sesuatu masalah atau kendala untuk memecahkannya di saat itulah terkadang motivasi datang secara tiba-tiba yang dapat membuat mendapatkan sebuah ide yang datang karena termotivasi dengan sesuatu apa pun yang kita lihat atau yang lewat dalam benak fikiran kita. dan tentunya sebagian orang belum faham betul apa itu motivasi disini saya akan mencoba menjelaskan sesungguhnya tentang pengertian motivasi.
Menurut buku yang saya baca yaitu teori belajar dan pembelajaran, motivasi berasal dari bahasa latin movere yang berarti mengerakkan. berdasarkan pengertian, makna motivasi menjadi berkembang. jika seseorang melihat sesuatu manfaat dan keuntungan yang akan di peroleh, maka ia akan berusaha keras untuk mencapai tujuan tersebut. jenis mitivasi itu ada dua yang pertama motivasi intrinsic dan motivasi ekstrinsik. motivasi instrinsik adalah motivasi yang berasaldari dalam individu tanpa adanya ransangan dari luar, sedangkan motivasi ekstrinsik adalah yang bersal dari luar misalnya pemberian pujian, pemberian nilai sampai pada pemberian hadiah dan faktor-faktor eksternal lainnya yang memilki daya dorong motivasional.
Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi motivasi yaitu cita-cita, kemampuan pembelajaran, kondisi pembelajar, kondisi lingkungan pembelajar, unsure-unsur dinamis belajar/ pembelajaran, upaya guru dalam membelajarkan pembelajar.
cita-cita merupakan yang mempengaruhi motivasi belajar. hal ini dapat di amati dari banyaknya kenyataan, bahwa motivasi seorang pembelajar menjadi begitu tinggi ketika ia sebelumnya sudah memilki cita-cita. kemampuan belajar juga menjadi faktor penting dalam mempengaruhi motivasi. seperti dapat memahami bersama bahwa setiap manusia mempunyai kemampuan bidang lainya.
Kondisi pembelajar juga menjadi faktor yang mempengaruhi motivasi. hal ini dapat terlihat dari kondisi fisik maupun kondisi psikis pembelajar. pada kondisi fisik, hubunganya dengan motivasi dapat terlihat dari keadaan fisik seseorang. jika kodisi fisik sedang kelelahan, maka akan cenderung memilki motivasi yang rendah untuk belajar atau melakukan berbagai aktivitas, begitu pun sebaliknya. kondisi lingkungan pembelajar sebagai faktor yang mempengaruhi motivasi, dapat diamati darilingkungan fisik dan lingkungan sosial yang mengitari si pembelajar. misalnya lingkungan fisik yang tidaknyaman untuk belajar akan berdampak pada motivasi belajar. yang terakhir yaitu faktor dinamisasi belajar juga mempengaruhi motivasi. hal ini dapat diamati pada sejauh mana upaya memotivasi tersebut dilakukan, bagaimana juga dengan bahan pelajaran, alat bantu belajar, suasana belajar dn sebaganya.
Dan yang terakhir terdapat upaya-upaya motivasi dalam belajar dalam kenyataanya  motivasi dalambelajar kadang kala naik begitu pesat tetapi juga kadang turun secara dratis. karena itu perlu semacam upaya untuk memotivasi pembelajar. terdapat empat cara yang dapat memotivasi belajar yaitu yang pertama mengoptimalkan penerapan prinsip-prisip  belajar, unsur-unsur dinamis pembelajaran, mengoptimalkan pemanfaatan upaya guru dalam membelajarkan pembelajar juga menjadi faktor yang mempengaruhi motivasi. dan mengembangkan inpirasi dalam belajar.
Terkait dalam hal tersebut sejumlah prinsip-prinsip belajar yangyang harus di optimalkan sebagai upaya untuk memotivasi dalam belajar. prinsip tersebut adalah perhatian, keaktivan, keterampilan, pengulangan, ransangan. jadi itulah sedikit dari penjelasan tentang motivasi yang dimana motivasi dapat terlihat atau di buktikan dengan berbagai cara yang bisa di lakukan oleh siapapun. sekian artikel saya semoga bermanfaat dan terimakasih.

Rabu, 28 Februari 2018

DAPATKAH KITA MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN PADA ANAK ?

Sebagian orang pasti banyak yang mengginkan untuk membuka usaha, dalam hal ini setiap orang harus mempunya sifat karakteristik yang wajib sebelum memulai usahanya, karena hal itu akan menentukan berjalanya dalam proses membuka usaha dan juga bisa mempermudah dalam menjalankan tahap-tahap usaha sehingga nantinya bisa mengetahui letak kesalahan atau keahlihan kita saat usaha berhasil tidak nantinya.
melihat keterangan di atas dalam dunia pendidikan dapat juga mengajarkan tentang kewirausahaan pada anak sejak dini, supaya dapat menumbuhkan jiwa kewirausahan pada anak melalui tahap yaitu dalam bentuk pengenalan bukan melalui tahap sebagai pelaku. karena dalam dunia pendidikan tidak hanya mengajarkan tentang cara bagaimana menjadi pengusaha, tetapi disini anak akan diajarkan tentang cara memilki karakter dan mental yang kokoh, sehingga kelak anak akan terbiasa dalam karakter dan tegas selama menjadi pengusaha.
jiwa seorang anak akan mulai tumbuh jika kita menanamkan melalui tahap mendengarkan,apa dilihat dan apa yang di rasa oleh pada saat itu. jika anak sejak awal sudah dibiasakan dengan dunia wirausaha maka anak akan tertanam pada diri anak hingga dewasa kelak.
dalam membuka wirausaha sebenarnya tidak hanya untuk orang dewasa saja tetapi juga dapat dilakukan oleh anak kecil, dan yang membedakanya dalam hal ini yaitu jika orang dewasa bisa langsung memeraktekkanya sendiri tetapi jika anak kecil harus disertai bimbingan dan dukungan dari orang dewasa seperti dari orang anak itu sendiri, dalam hal ini juga dapat menumbuhkan pribadi anak yang kreatif sebab dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan dapat menjadikan diri anak mandiri hingga dewasa .
dalam mengajarkan tentang kewirausahaan tidak serta merta hanya mengajarkanya tetapi harus melalui tahap-tahap terlebih dahulu dan dapat dimulai dengan kegiatan anak sehari-hari. saat melalkukan di sekolah bersama guru dan teman anak dapat menanamkan pola fikir seorang anak menjadi seorang wirausaha. dukungan dari orang tua sangatlah dibutuhkan dalam hal ini yaitu dalam memberikan motivasi pada anak sebab dari dukungan orang tua lah anak dapat mengembangan sikap percaya diri dan minat pada anak. sebab orang tua dan guru merupakan jembatan kesuksesan seorang anak sejak dini.
jadi dalam menumbukan jiwa kewirausahaan peran orang tua dan guru sangatlah penting dalam proses keberhasilan kelak anak semakin tumbuh dewasa. sehingga saat dewasa anak menjadi terbiasa menjadi pribadi yang mandiri dan tegas, marilah bantu anak-anak menanamkanya mulai sekarang . sekian artikel saya terima kasih dan semoga bermanfaat bagi yang membacanya

Rabu, 21 Februari 2018

MARILAH JADI JEMBATAN PERTAMA ANAK UNTUK MASA DEPANNYA

Pada umumnya setiap orang yang telah menikah hal yang pasti di harapkan salah satunya, yaitu inggin segera mempunyai anak. teruma seorang perempuan sebagian lebih mengginginkan karena dengan hal itu dapat membahahagiakan suami dan tak lupa semua keluarga dari keduaya.tapi samping itu menjadi seorang ibu bukanlah suatu hal yang bisa di anggap mudah jadi sebelumnya alangkah baiknya di persiapkan dengan baik segala sesuatunya dengan matang sehingga saat tiba mempunyai anak terutama sang ibu sudah benar-benar siap menghadapi segala sesuatunya. dan disini ada beberapa cara bagaimana menjadi ibu untuk masa depan anak yaitu :
1.      Penyabar
Sebagian dari perempuan masih sulit dalam mengontrol emosi terutama yang masih awal mempunyai anak, mudah sekali emosi terpancing berbeda dengan seorang ibu yang sudah berpengalaman atau sudah terbiasa mempunyai anak dalam hal merawatnya, lebih cenderung sabar. karena seorang anak yang masih bayi geraknya tidak mau diam.
2.      Berani kotor
Setiap ibu harus mau membiasakan berani kotor. karena nantinya seorang ibu akan di hadapkan hal yang kotor setiap waktunya seperti dalam hal membersihkan bekas pipis, bekas muntahan, dan bekas BAB, tidak mungkin kita akan mencari bantuan dalam hal ini, pastinya ibulah yang harus membersikanya.
3.      Pandai menjaga kebersihan
Dalam hal ini ibu harus benar-benar menjaga kebersihan dalam hal apapun, jika tidak akan berbahaya untuk anak karena anak belum tentu mengetahui mana yang bersih dan kotor jika kita tidak membiasaknya mulai awal, dan hal ini juga dapat mengontrol kesehata tubuh anak agar tidak mudah sakit.
4.      Faham tentang makanan dan minum an yang bergizi
Saat menyiapkan makanan atau minuman untuk anak hal yang paling utama yang harus di siapkan atau di perhatikan yaitu baik atau tidaknya untuk di konsumsi oleh anak. jika tidak anak akan mudah sakit dan tidak terkontrol kesehatannya.
5.      Membiasakan selalu menggontrol kegiatan anak
Dalam hal ini harus setia dalam mengawasi anak,karena setiap anak terutama yang masih kecil sanggatlah membutuhkan perhatian dari kita. karena anak lebih merasa aman jika berada di dekat kita, jadi jagan sampai anak lebih nyaman dengan orang lain.
itu lah beberapa hal yang wajib di biasakn oleh semua seorang ibu, demi masa depan anak yang lebih baik. karena kitalah yang akan menuntun anak sampai di masa depanya dengan baik dengan cara kita selalu membimbingnya hingga anak tumbuh dewasa dan layak untuk di lepas dan bisa hidup mandiri sesuai yang kita harapkan.sekian artikel saya semoga bermanfaat bagi yang membacanya dan terima kasih.   

     

Senin, 19 Februari 2018

YUK….BERNYAYI BERSAMA

YUK….BERNYAYI BERSAMA
Macam- macam lagu anak :
1.    
1.  Mataku melihat rumah allah
Telinggaku mendengar suara adzan
Tangganku kuangkat dan berdoa
Kepada allah yang maha esa

2.      Aku bintang, aku bintang, aku senang
Aku senang, aku senang, aku senang
Aku bintang karena selalu benderang
Aku bintang, aku bintang, aku senang
Ku beri kasih padamu
Yang tulus pada hatiku
Kuberi cahayaku
Kamu pun benderang….

3.      Andai suatu hari turun huja permen
Oh….senangnya hatiku
Kan buka mulutku lebar- lebar
A….A…..A…..A…….A…
Oh…senangnya hatiku.

4.      Ada 5 anak bebek pergi berenang, naik gunung
Lalu menghilang, induk bebek mencari wewek….wewek…..
Hilang satu tinggalah 4….
# kembali awal

5.      Alhamdulillah aku punya mata
Mataku indah, mataku bersih
Oh….alhamdulillah
Aku bersyukur terima kasih allah



6.      Aku teko kecil yang lucu
     Ini tangkaiku dan ini corongku
     Saat aku mendidih mencerit au….
     Lekas-lekas angkat dan tuangkan 2X

7.      Malang kota indah sejuk aman
Bagai bungga di dalam taman
Selalu di kunjungi wisatawan
Sungguh menarik perhatian
Disana…dilahirkan dan aku di besarkan di kota kesayangan…2X

8.      Halo, apa kabar kawan
Kabarku baik-baik saja
Tepuk tangan
Petik jari
Putar badan

Dan kaki di hentakkan. 

PENTINGNYA UNTUK MENGAJARKAN NILAI MORAL PADA ANAK SEJAK USIA DINI

PENTINGNYA UNTUK MENGAJARKAN NILAI MORAL
PADA ANAK SEJAK USIA DINI
Mendidik anak sejak dini sangatlah penting bagi setiap orang tua, pendidikan tidak harus berkaitan dengan pembelajaran yang di berikan oleh guru di sekolah tetapi mendidik seorang anak juga termasuk pendidikan moral yang tidak dapat di ajarkan atau di berikan melalui buku. pendidikan moral merupakan sesuatu yang berhubungan dengan perilaku seseorang, baik itu berkaitan dengan perbuatan pada anak.
Mengajarkan nilai moral pada anak sejak dini sangatlah penting untuk dilakukan karena anakakan menjadi lebih saat di arahkan dalam hal apapun. nilai moral yang kita ajarkan pada sejak dini juga akan tersimpan pada memori anak hingga tumbuh dewasa. akan tetapi mengajarkan pada anak harus dengan penuh rasa sabar dan telaten. karena pada dasarnya anak masih belum bisa dengan mudah untuk menerima dan mencerna apa yang kita ajarkan pada anak. setiap orang tua di haruskan untuk mempunyai cara tepat untuk mengajarkan nilai moral atau memberikan contoh pada anak sehingga anakbisa mudah mengerti apa yang kita ajarkan dan dapat menerimanya dengan baik.
Dalam hal ini ada beberapa yang harus diterapkan pada anak, seperti yang pertama yaitu
1.       Menanamkan rasa saling menghargai
saling menghargai satu sama lain sangatlah penting untuk di tanamkan pada anak agar anak dapat memilki sikap saling menghargai satu sama lain, karena menghargai merupakan sifat terpuji dan supaya anak dapat dengan mudah untuk beradaptasi dilingkungan sosial sekitarnya. setiap orang tua juga harus memberikan penjelasan anak untuk selalu bersikap jujur dimana pun berda karena termasuk perbuatan yang terpuji.
2.      Menanamkan sikap rendah hati dan saling menolong pada sesama.
saling menolong dan rendah hati suatu hal yang sangat baik, seperti saat anak sedang melihat orang lain sedang membutuhkan bantuan maka wajib di bantu. sehingga suatu saat nanti anak akan terbiasa mempunyai sifat yang baik hati.

3.      Menanamkan sikap bertangung jawab dalam hal apa pun yang telah dilakukan.
penting sekali dalam mengajarkan untuk selalu minta maaf atau saling memaafkan setiap melakukan hal apapun dengan orang lain. dan menjelaskan pada anak bahwa hal ini termasuk hal yang terpuji karena saat meminta maaf merupakan bentuk suatu tanggung jawab pada orang lain.
4.      Menanamkan rasa saling menyayangi satu sama lain.
penting sekali dalam hal apapun anak mempunyai rasa sikap salang menyayangi, karena dapat menciptakan rasa persaudaraan. jelaskan pada anak bahwa menyakiti orang lain merupakan sikap atau perbuatan yang salah.
itulah beberapa hal yang perlu di terapkan pada anak dalam menerapkan nilai moral pada anak dan dalam hal ini sangatlah penting peran orang tua dalam mengarahkan anak dalam hal baik sehingga kelak akan berdampak hingga mereka dewasa dan peran guru hanya membantu dalam menerapkan saat berada di sekolah. sekian artikel saya semoga bermanfaat bagi membaca dan terima kasih.


Rabu, 06 Desember 2017

MENJADI ORANG TUA ISTIMEWA DALAM MENDIDIK ANAK AUTIS


Abstract
oleh : Lutfiana Maulidia Khusnia
Email : Lutfiana mk. 03 @ gmaiil.com
083831520260
The term autism is no stranger to the masses. symptoms of autism have been experienced since childhood. various efforts have been made. but the handling of each child with autism is different, many of the children with autism have allergic disorders, indigestion, susceptibility to the body susceptible. various physical or body disorders can affect brain function. to deal with the symptoms of autism is a problem of the body's metabolism in the child itself through a biomedical therapy. for the people in need to understand well about autism and able to handle the healing process activities. children with autism are often made a burden in the family because the autistic children need special attention which can be draining. the presence of children with autism is often no one to support the cause without we realize the arrival of the autistic child can teach us about more respect for life, more patient, and much grateful. Being a parent of a child with autism is not easy, but many autistic children also help you to be a tough parent. many of the parents do not recognize the symptoms of autism in children from the beginning so when in the parents checked shocked like not believe. actually not difficult in menagani autistic children enough to routinely perform therapy in time the symptoms will disappear by itself. so every parent should be well aware of the symptoms of autism and how to apply biomedical therapy.
 
Keywords: Parent role, biomedical therapy, for children with autism.

ABSTRAK
Istilah autis sudah tidak asing lagi di kalangan masyararakat. gejala autisme di alami sejak masa kanak- kanak. berbagai usaha sudah dilakukan. namun penanganan yang dilakukan setiap anak autis itu berbeda, banyak di antara anak autis mempunyai ganguan alergi, gangguan pencernaan, daya tahan tubuh yang rentan. berbagai gangguan fisik atau tubuh dapat mempengaruhi fungsi otak. untuk menangani gejala autis adalah masalah metabolism tubuh pada anak itu sendiri yaitu melalui sebuah terapi biomedis. untuk para orang di haruskan agar memahami betul tentang autisme dan mampu dalam menangani kegiatan proses penyembuhan. anak autis sering di buat beban dalam lingkup keluarga karena anak autis membutuhkan perhatian khusus yang dimana dapat menguras tenaga. kehadiran anak autis seringkali tidak ada yang mendukung sebab tanpa kita sadari datangnya anak autis itu dapat mengajarkan kita tentang lebih menghargai hidup, lebih sabar, dan banyak bersyukur. menjadi orang tua dari anak autis memang tidak mudah, tetapi anak autis juga banyakmembantu anda untuk menjadi orang tua yang tangguh. banyak dari orang tua tidak mengenal gejala autis pada anak sejak awal jadi saat di periksakan orang tua terkejut seperti tidak percaya. sebenarnya tidak sulit dalam menagani anak autis cukup dengan rutin melakukan terapi dalam seiring waktu gejala tersebut akan hilang dengan sendirinya. jadi setiap orang tua harus faham betul tentang gejala autis dan cara menerapkan terapi Biomedis.
Kata Kunci : Peran orang tua, terapi biomedis, untuk anak autis.
PENDAHULUAN 
Autisme pertama kali dipublikasikan oleh Dr. Leo Kanner, seorang dokter spesialis kesehatan jiwa dari Harvard tahun 1943. Kata autis berasal dari bahasa Yunani “auto” berarti sendiri yang ditujukan pada seseorang yang menunjukkan “gejala hidup dalam dunianya sendiri”. Autisme merupakan gangguan perkembangan pervasif pada anak yang ditandai dengan adanya gangguan dalam bidang kognitif, bahasa, perilaku, komunikasi dan interaksi sosial. Autisme berarti gangguan perkembangan kompleks dimana gejalanya akan mulai terlihat sebelum usia 3 tahun. Autisme akan mempengaruhi interaksi sosial, komunikasi verbal dan non verbal, serta gangguan perilaku pada anak. Anak dengan autisme memiliki masalah dalam mempergunakan bahasa, membentuk hubungan, dan salah menginterpretasikan keadaan lingkungan sekitarnya.
            Autisme bukan suatu gejala penyakit tetapi berupa sindrome atau kumpulan gejala dimana terjadi penyimpangan perkembangan sosial, kemampuan berbahasa, dan kepedulian terhadap sekitar, sehingga anak autis seperti hidup dalam dunianya sendiri. Pada anak autis terjadi kelainan emosi, intelektual, dan kemauan (Yatim, 2003).
            Menurut American Pshychiatric Association, autisme dikenal sebagai Pervasive Development Disorders. Angka kejadian autisme semakin meningkat setiap tahunnya. Dilansir dari Autism Research Institute di San Diego, pada tahun 1987 jumlah anak autis 1:5000 anak, sedangkan tahun 2005 meningkat tajam menjadi 1:160 anak. Di Amerika Serikat, kelainan autisme empat kali lebih sering ditemukan pada anak laki-laki dibandingkan anak perempuan dan lebih banyak diderita anak-anak keturunan Eropa Amerika dibandingkan yang lainnya. Di Indonesia diperkirakan terdapat lebih dari 112.000 anak menyandang autisme. Angka tersebut diasumsikan dengan prevalensi autisme pada anak yang ada di Hongkong, yaitu 1,68 per 1000 untuk anak di bawah 15 tahun. Jadi, pemerintah menghitung dengan asumsi prevalensi autisme yang ada di Hongkong, di mana jumlah anak usia 5-19 tahun di Indonesia mencapai 66.000.805 menurut data Badan Penelitian Statistik (BPS) 2010.
Data UNESCO pada tahun 2011 mencatat, sekitar 35 juta orang di dunia menyandang autis. Itu berarti rata-rata 6 dari 1000 orang di dunia mengidap autisme. Begitu juga dengan penelitian Center for Disease Control (CDC) Amerika Serikat pada tahun 2008, menyatakan bahwa perbandingan autisme pada anak usia 8 tahun yang terdiagnosa dengan autisme adalah 1:80.
            Beberapa ahli mengatakan bahwa penyebab penyakit autis adalah faktor genetik. Jika suatu keluarga memiliki anak autisme, maka kemungkinan memiliki anak dengan autisme lagi  adalah 3-8%. Sedangkan jika salah satu anak kembar menderita autisme, kemungkinan kembarannya juga menderita autisme sebesar 30%. Abnormalitas kromosom DNA dan masalah pada susunan saraf ditemukan pada sebagian besar anak autisme.
            Penyebab autisme cukup sulit untuk dijelaskan karena otak manusia sangat rumit. Otak berisi lebih dari 100 miliar sel saraf yang disebut neuron. Setiap neuron dapat memiliki ratusan atau ribuan sambungan yang membawa pesan ke sel saraf lain di otak dan tubuh. Dengan adanya sambungan-sambungan dan zat kimia pembawa pesan (neurotransmitter) yang dapat menyebabkan manusia dapat melihat, merasakan, bergerak,  mengingat dan bekerja sama seperti seharusnya. Karena pada beberapa alasan, beberapa sel dan sambungan di otak anak dengan autisme, terutama pada wilayah yang mengatur komunikasi, emosi dan indrawi tidak berkembang dengan baik atau bahkan rusak.
            Dolphin Assisted Therapy (DAT) adalah terapi lumba-lumba yaitu suatu terapi yang menggunakan bantuan hewan dan dilaporkan memberikan efek perbaikan terhadap pikiran dan fungsi tubuh, serta kualitas hidup. Terapi ini bukan untuk menyembuhkan penyakit atau bukanlah salah satu cara untuk memberikan suatu keajaiban, tetapi dapat menjadi alternatif cara atau variasi yang bisa diperkenalkan  kepada anak penyandang autis. Terapi anak autis dengan lumba-lumba terbukti 4 kali lebih efektif dan lebih cepat dibandingkan terapi lainnnya. Gelombang suara yang dipancarkan lumba-lumba ternyata berpengaruh pada perkembangan otak anak autis. Gelombang sonar pada ikan lumba-lumba adalah gelombang yang dipancarkan dari sistem saraf lumba-lumba. Gelombang sonar ini mempunyai kesamaan dan fungsi dengan gelombang Sensory Motory Rhytm (SMR)  pada otak manusia. Pada anak autis gelombang SMR-nya mengalami gangguan, maka hal ini bisa distimulasi dengan gelombang sonar lumba-lumba.
            Dolphin Assisted Therapy (DAT) dimulai oleh antropolog Dr. Betsy Smith di awal tahun 70’an setelah melihat efek terapis lumba-lumba pada saudaranya yang mengalami ganguan saraf. Selanjutnya terapi ini dikembangkan oleh Dr. Nathanson di The Dolphin Human Therapy Center di Florida, Amerika.
Penyandang autis memiliki perkembangan yang lambat baik dari segi motorik maupun kognitif. Hal ini dikarenakan otak penyandang autisme  kurang atau bahkan tidak menghasilkan gelombang SMR (Sensori Motori Rhytm). Seperti telah disebut di atas, pola gelombang yang dipancarkan lumba-lumba ternyata memiliki kesamaan dengan gelombang SMR pada otak manusia.
            Di tubuh lumba-lumba terkandung potensi yang bisa menyelaraskan saraf motorik san sensorik penderita autis. Oleh sebab itu, gelombang sonar lumba-lumba dijadikan stimulus untuk otak penyandang autisme agar dapat menghasilkan gelombang SMR seperti orang tanpa autisme pada umumnya.
Berdasarkan latar belakang di atas, peneliti tertarik untuk menjelaskan pentingnya Dolphin Assited Therapy (DAT) dalam mentimulasi gelombang Sensory Motory Rhytm (SMR) anak autis.
PEMBAHASAN
 Dengan ultrasonar yang dimiliki, lumba-lumba dapat mengetahui jika adanya gangguan kesehatan pada manusia yang berada dekat dan juga berkomunikasi dengan mereka. Saat berinteraksi dengan manusia di dalam air, lumba-lumba bisa mengirimkan daya akustik sampai 1 kilowatt yang mampu menembus tembok setebal 30 cm. Maka daya ini pun dapat menembus tengkorak kepala dari manusia tersebut.
 (seorang ilmuan dalam Dalam memberikan terapi harus sesuai dengan kebutuhan anak dan diusahakan anak memberikan reaksi yang baik terhadap stimulasi walaupun bukan reaksi yang dituntut, melainkan dibimbing sesuai kebutuhan, kemampuan dan tingkat perkembangan anak. Sedikit demi sedikit anak diberi aktivitas yang lebih dapat mengembangkan proses pengolahan informasi sensorik yang lebih baik (Bonny Danuatmaja, 2003). Dr. Cole bidang neurology) mendapatkan bahwa ada suatu perubahan faal bila manusia berinteraksi dengan lumba-lumba. Setelah berinteraksi dengan lumba-lumba didapatkan bahwa anak-anak tersebut menjadi lebih tenang. Ritme dan suara vibrasi membantu membangkitkan perubahan mood dan berenang dengan lumba-lumba bisa menciptakan perubahan sel-sel psikologi dan jaringan dalam tubuh. Bunyi yang dikeluarkan lumba-lumba sangat kuat sehingga bisa menyebabkan pembentukan lubang di struktur molekul-molekul cairan dan jaringan lunak.
Terapi anak autis dengan lumba-lumba terbukti 4 kali lebih efektif dan lebih cepat dibandingkan terapi lainnnya. Gelombang suara yang dipancarkan lumba-lumba ternyata berpengaruh pada perkembangan otak anak autis. Gelombang sonar pada ikan lumba-lumba adalah gelombang yang dipancarkan dari sistem saraf lumba-lumba gelombang sonar ini mempunyai kesamaan dan fungsi dengan gelombang Sensory Motory Rhytm (SMR) pada otak manusia.
Karena pada anak autis gelombang SMR nya mengalami gangguan, maka hal ini bisa distimulasi dengan gelombang sonar lumba-lumba.
Dari hasil penelitian yang telah diuraikan di atas, terbukti bahwa Dolphin Assisted Therapy (DAT) dapat menstimulasi gelombang Sensory Motory Rhytm (SMR) anak autis. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya perkembangan terhadap semua anak autis yang mengikuti penelitian. Perkembangan tersebut adalah perkembangan dalam bidang sensorik dan motorik. Bahkan mereka juga mengalami peningkatan motivasi
 KESIMPULAN
Penelitian yang dilakukan tentang pentingnya Dolphin Assisted Therapy (DAT) dalam menstimulasi gelombang Sensory Motory Rhytm (SMR) anak autis menjelaskan bahwa terapi tersebut mempunyai manfaat terhadap perkembangan sensorik dan motorik anak autis. Gelombang suara yang dipancarkan lumba-lumba ternyata berpengaruh pada perkembangan otak anak autis. Gelombang sonar pada ikan lumba-lumba adalah gelombang yang dipancarkan dari sistem saraf lumba-lumba. Gelombang sonar ini mempunyai kesamaan dan fungsi dengan gelombang Sensory Motory Rhytm (SMR)  pada otak manusia. Pada anak autis gelombang SMR-nya mengalami gangguan, maka hal ini bisa distimulasi dengan gelombang sonar lumba-lumba
 Sosialisasi mengenai pentingnya Dolphin Assisted Therapy (DAT) terhadap anak autis dirasa cukup penting untuk dilakukan melihat angka penyandang autis yang selalu mengalami peningkatan. Di sisi lain, istilah Dolphin Assisted Therapy kurang begitu familiar di kehidupan msayarakat, oleh karena itu diperlukan sebuah sosialisasi mengenai terapi tersebut.
Daftar Pustaka
Anonim 1.2015 penyebab autis.tersedia:http://penyebabautis.com/.diakses hari minggu, 24 Mei 2015
Anonim 2.12 April 2013 penderita autis di Indonesia terus meningkat.tersedia :http://m.jpnn.com./news.php.id=167064.Diakses hari Minggu, 24 Mei 2015.
Anonim 3. 2015. Autisme Therapi – Terapi untuk menyembuhkan dan mengatasi autis anak. Thttp: //www.terapiotak.com/27,menyebuhkan-autis-dengan-terapi- . Diakses hari Minggu, 24 Mei 2015.
tracy L. Humphries. 2003. Effectiveness of Dophin – Asisted Tharapy as behavioral intervesion for young children with Disablites . U.S. Departement of Education. Orelana Hawks Pucket institute.
Upikke. 21 juni 2010. terapi lumba-lumba untuk anak autis. tersedia: http//upikke.staff.ipb.id/2010/06/21/ terapi-lumba-lumba-untuk-penyadang-autis/. Diakses hari Minggu, 24 Mei 2015.

velencya.2003.Dholpin Asissted Therapi(DAT). tersedia : http://vhalancya . wordepress.com/tag/autism/. Diakses hari minggu, 24 Mei 2015.